Keranda Jenazah Warga

TNI-POLRI kelihatan Kompak Gotong Keranda Jenazah Warga

Keranda Jenazah

TNI dan Polri ialah aparatur negara yang betul-betul berperan penting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu kekompakan dua aparatur negara ini betul-betul diinginkan dan betul-betul diperlukan.

Kekompakan TNI-POLRI hal yang demikian juga betul-betul terjalin erat di Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Kelihatan pada dikala salah seorang warga Kecamatan Karossa yang meninggal dunia dan akan dikuburkan. Personel Bhabinkamtibmas Polsek Karossa bersama dengan Babinsa Karossa bekerjasama menggotong keranda jenazah sampai pemakaman.

Kapolsek Karossa AKP Rahardian B Trisna mengatakan kesibukan hal yang demikian ialah salah satu bukti kongkrit kekompakan TNI-POLRI di Kecamatan Karossa betul-betul Solid. Kekompakan kedua lembaga hal yang demikian berimbas pada keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Karossa.

“Kekompakan TNI-POLRI di Kecamatan Karossa memang telah lama terjalin dengan bagus dan harmonis,” Senin (25/12/2017). (edo)

Fefy Haryanto 03 Maret 2018 18:56
10 Potret upacara ngaben termegah, ukuran keranda jenazahnya setinggi 27,5 m
Melibatkan 3.900 orang pembawa keranda dan bir-arakannya.

foto: Instagram @jejakpengembara
2K
SHARES
Brilio.net – Kerajaan Puri Ubud menggelar upacara ngaben terbesar di Puri Agung Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (2/3/2018). Kebiasaan kremasi jenazah ini sebagai penghormatan terakhir kepada Hati Agung Niang Agung, istri kedua dari Raja Puri Ubud Tjokorda Agung Gede Sukawati, yang meninggal dunia pada Januari lalu pada umur 96 tahun.

Dikutip dari antaranews, Sabtu (3/3), upacara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Menpar Arief Yahya, Menteri UKM dan Koperasi Puspayoga. Kecuali itu juga hadir para pejabat tempat dari Bali.

Kebiasaan yang juga diketahui dengan istilah pelebon ini dinobatkan sebagai upacara ngaben terbesar dengan bade (Keranda Jenazah Kota Bks Jawa Barat) setinggi 27,5 meter seberat 11 ton. Upacara ini melibatkan 3.900 orang sebagai pembawa bade, patung lembu, gamelan, dan penari.

Ngaben termegah ini mencuri perhatian ribuan warga yang berkeinginan menyaksikan dari dekat. Tidak sedikit dari mereka ialah turis asing. Malah, beberapa turis ini juga sukarela ikut serta menolong mengusung bade.

Seperti apa kemegahan progres adat hal yang demikian? Berikut foto-foto dan tayangannya dikutip dari beraneka sumber, Sabtu (3/3).

About the author: Amatc

Related Posts