Bahan Kayu Jati Sangat Cocok Untuk Tempat Tidur Tingkat

Kali ini saya akan sedikit membahas tentang Kelebihan Dan Kekurangan Kayu jati, dan ada baiknya apabila kita memahami dan mengetahui apa itu kayu jati terlebih dahulu. Kayu jati adalah salah satu anggota tanaman keras dan bisa hidup hingga ratusan tahun, pohonnya sendiri memiliki ukuran yang sangat dengan diamater hingga 2 meter, sedangkan ketinggiannya sapat mencapai 30 meter lebih. Kulit luarnya berwarna hijau namun tertutup sisik berwarna putih, memiliki daun yang sangat lebar dan tidak berbuah.


Selain itu kayu jati dapat mengurangi pencemaran udara dan mencegah longsor, hal tersebut karena tanaman jati dapat mengfilter udara kotor dengan daunya yang difungsikan sebagai menyerap polusi udara disekitarnya pohon jati tersebut, dedaunannya juga mengeluarkan oksigen yang membuat udara disekitarnya menjadi bersih. Selain itu akarnya yang besar juga dapat memperkokoh susunan tanah dan menyimpan air hujan, sehingga cocok untuk digunakan sebagai tanamn pencegah longsor ketika hujan turun.


Sudah sejak lama pohon jati mulai populer dan terkenal,jadi kayu jati banyak ditanam oleh perhutani, kayu jenis ini dipilih karena diminati banyak orang indonesia. Kayu jati dipilih karena banyak kelebihan diantaranya adalah memiliki kekuatan (kokoh), tahan hama, dan memiliki masa pakai yang cukup lama. Dan yang yang menjadi salah satu kekurangan kayu jati adalah harganya yang sangat mahal, walaupun begitu jati tetap menjadi yang terfaforit dan terlaris di jepara. Dan yang menjadi pesaingnya adalah kayu mahoni.


Menurut sepengatahuan saya kayu jati baru dapat dipanen atau di tebang jka berumur 20tahun lebih, namun sekarang banyak yang masih dibawah umur tersebut sudah di panen. Padahal hal tersebut bisa mengurangi kualitas kayu jati, jadi jika kalian ingin membeli produk jati apapun, pastikan dibuat dari kayu jati tua yang memiliki kualitas tinggi
Kayu jati banyak dimanfaatkan untuk berbagi produk dari kusen, pintu, furniture dan lain-lain. Sedangkan di jepara kayu jati banyak dimanfaatkan untuk perusahaan meubel kayu, terutama untuk produksi furniture kayu seperti kursi, meja, lemari, tempat tidur, kichen set, tolet dan lain-lain. Produk jati di jepara sudah banyak di export ke mancanegara baik asia, eropa, dan amerika. Kayu jati dipilih karena sangat kokoh dan tahan akan perubahan cuaca, serta memiliki texture yang unik. Jadi banyak sekali yang membuat furniture outdoor dari jenis kayu ini.
Kelebihan Dan Kekurangan Kayu Jati
kelebihan kayu jati untuk produk furniture

Semua kayu memilki Kelebihan Dan Kekurangan masing-masing. Termasuk kayu jati juga, untuk itu saya akan sedikit share mengenai hal tersebut berdasarkan pengalaman saya selama menjadi tukang di kota jepara dan sangat cocok untuk di apply ke furniture Tempat tidur Susun:
Kelebihan Dan Kekurangan Kayu Jati
1. Kelebihan Kayu jati
Kuat Dan Tahan Lama

Sudah banyak orang mengetahui bahwa kualitas kayu jati hampir lebih tinggi dari jenis kayu kain. Kayu jati memiliki ketahanan dan kekuatan yang baik, hal tersebut dapat dibuktikan dengan jarang sekali kita menjumpai jati kering gampang patah dan pecah, selain itu juga memiliki masa pakai yang cukup lama, bahkan ada beberapa produk jati antik yang memiliki umur ratusan tahun. Jadi jangan ragu untuk membeli perabotan yang terbuat dari bahan tersebut, sebab kualitasnya benar-benar sudah teruji.
Tahan Cuaca Apapun

Kelebihan kayu jati selain kuat dan tahan lama juga tahan dengan kondisi cuaca apapun, baik pasas, hujan, bahkan musim salju sekalipun. Jadi wajar saja kalau mayoritas furniture kayu outdoor seperti stikeng hampir semuanya di produksi dari jenis kayu ini. Walaupun cuaca berubah namun kayu jati akan tetap seperti pada bentuk aslinya,
Memiliki serat Yang cantik.

Serat kayu yang dimiliki jenis kayu jenis ini sangat khas. Jati memiliki beragam corak, yang dapat dilihat dengan kasat mata, jadi saya rasa pantas saja kalau banyak yang mengfinishing kayu jati dengan warna natural ataupun warna klasik, yang menonjolkan warna asli jati dan memperlihatkan coraknya
Kayu Jati Lebih Tahan Hama.

Kayu jati memang lebih tahan hama kayu dari pada kayu lainya seperti mahoni, mindi dan meh (trembesi), namun ketika kayu masih basah ada beberapa kasus kayu jati mengalami crocoh. Crocoh sendiri adalah menculnya lubang-lubang kecil dari kayu yang di akibatkan oleh hama kecil. Namun ketika sudah menjadi barang, jarang sekali saya menjumpai yang dimakan hama. Jadi saya simpulkan salah satu kelebihan Kayu jati lebih tahan hama dari pada jenis kayu lainya.
Tidak Mudah Menyusut Atau Ngulet

Kayu jati selain kuat dan tahan lama juga yang sangat stabil, karena kayu jati kering tidak mudah mengalami penyusutan dan perubahan bentuk dalam istilah pertukangan yaitu “ngulet”, dan hal tersebut yang membuat kayu jati banyak digunakan dalam industri apapun, baik meubel kayu, seperti kursi, meja, lemari, ranjang, kichen set, tempat tidur dan lain-lain. Ataupun untuk perumahan seperti kusen, daun pintu dan hiasan rumah
Tidak Mudah Berjamur

Jarang sekali saya menemui kayu jati yang berjamur. Berbeda sekali dengan kayu mahoni, karena kelemahan mahoni salah satunya adalah mudah berjamur dan hal tersebut tidak saya jumpai di jati.
2. Kekurangan Kayu jati
Harga Lebih mahal

Tentu kita ketahui jati memang memiliki kualiatas yang baik dari pada kayu lainya, dan hal tersebut kemungkinan yang membuatnya menjadi sangat mahal. Dan ketika saya bandingkan harga jati dan mahoni ternyata jati lebih mahal dengan selisih hampir 30% per kubik. Jadi jangan heran kalau produk jati mahal. Karena bahan baku utamanya memang sudah mahal.
Tidak Cocok Buat duco, kalau duco cocoknya untuk kayu mahoni. jati memang snagat cocok utnuk pembuatan Lemari Pakaian Anak

Salah satu kekurangan kayu jati adalah Pori-pori yang dimiliki sangat besar sehingga tidak akan cocok jika difinishing dengan model cat duco. Kalaupun bisa , pasti membutuhkan tenaga dan biaya yang extra, berbeda sekali dengan kayu mahoni yang memiliki pori kecil sehingga mudah jika di buat model duco. Selain itu jati mmengeluarkan minyak, sehingga saat proses finising duco terkadang muncul kekuningan.
Memiliki Gudal Besar

Yang menjadi kelemahan kayu jati adalah memiliki gudal yang besar. Gudal kayu yang saya maksud adalah titik tengah dari kayu. Titik tengah dari jati biasanya lebih besar dari kayu lain. Selain itu juga sangat mudah terkelupas karena seperti busa, dan umumnya berwarna putih.

Sekian uraian tentang kelebihan dan kekurangan kayu jati, masing-masing jenis kayu memang memiliki kelemahan dan keutamaan sendiri, namun kalau ditanya kayu apa yang paling berkualitas, maka jawaban yang pertama muncul menurut pribadi saya adalah kayu jati, kemudian mahoni, lalu mindi. Semua yang saya tuangkan dalam tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi, semoga bisa bermanfaat.

About the author: Amatc

Related Posts