Mengembalikan Suasana Keluarga Harmonis Karna Kesibukan

Terkadang keluarga dapat menjadi tidak harmonis disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah ketidakhadiran seorang ayah yang juga menjadi pemimpin di keluarga dalam waktu yang lama. Ketidakhadiran ini juga disebabkan oleh beberapa hal, namun yang paling sering ditemui adalah masalah pekerjaan. Ya, seorang ayah menjadi lebih sering bekerja dan tidak memiliki banyak waktu untuk dekat dengan anggota keluarganya. Masalah ini tentu harus diselesaikan agar tidak menjadi masalah besar di masa mendatang. Lalu bagaimana cara mengembalikan suasana keluarga agar harmonis dan hangat antar anggota keluarga? Caranya mudah, namun ada satu syarat. Syarat tersebut adalah waktu untuk makan bersama.

Seorang ayah harus bisa menyisihkan waktunya untuk berkumpul di ruang makan untuk makan bersama istri dan juga anak-anaknya. Kegiatan ini akan membuat suasana menjadi cair karena pasti akan terjadi komunikasi antar anggota keluarga. Anak-anak juga akan lebih akrab karena akan menceritakan apa saja yang mereka lihat, dengar, dan dapatkan ketika di sekolah. Terlebih bila mereka masih di sekolah dasar atau PAUD. Selain itu, sang ayah hendaknya senantiasa mendengarkan apa yang menjadi celoteh anak-anaknya agar mereka merasa dihargai dan disayang. Interaksi inilah yang menjadi cara mengembalikan suasana keluarga agar harmonis dan hangat secara alamiah.

Baca Juga : Tips Agar Bisa Memiliki Keluarga Harmonis

Mengembalikan suasana keluarga agar harmonis kembali adalah hal yang penting dan harus dilakukan karena akan memberikan dampak yang tidak baik terlebih bagi anak-anak di masa mendatang. Salah satunya adalah trauma. Anak akan menjadi trauma yang menjadi sebab mereka gampang minder. Ketika mereka minder, maka mereka pun menjadi susah untuk berkembang di lingkungan sekolah. Selain itu, tidak harmonisnya keluarga juga dapat membuat anak-anak lebih agresif terhadap teman-teman mereka. Anak-anak akan menjadi lebih kasar dan tidak bekasih sayang karena tidak mendapat kasih sayang yang cukup dari orang tua mereka. Maka mulai dari sekarang, hendaknya seorang ayah yang sibuk bekerja segera menyempatkan waktu untuk keluarga mereka agar berbagai hal buruk tidak terjadi di masa mendatang.

 

About the author: Amatc

Related Posts