Ini Penyebabnya Jika Ban Kendaraan Anda Sering Kempes

Untuk pemilik kendaraan, harus ada ban yang kurang atau kurang. Namun saat dicentang tidak ada kebocoran.
Tapi tahukah Anda, ban sering dipaksa waspada. Namun tidak jarang, ketika diperiksa ternyata ditemukan bahwa tidak ada kuku atau benda lain yang menempel.
Seperti dilansir situs Planet Ban, turbin angin yang kurang adalah salah satu penyebab utama kecelakaan itu.
Beberapa penyebab ban sepeda motor atau mobil sering rusak, termasuk:

Baca juga : IELTS Test Preparation, Reading TOEFL dan TOEFL Writing Sample
1. Terkena benda tajam
Benda tajam adalah masalah nyata di bak cuci ban sepeda motor. Pecahan kaca, beling, paku, sehingga benda tajam lainnya seperti batu kerikil atau batu dapat melukai dan menusuk ban sepeda motor Anda.
Ban filtrasi bisa menjadi solusi untuk mengoreksi kebocoran, tetapi terkadang juga perlu memeriksa permukaan ban (telapak tangan) jika masih ada benda tajam yang terjebak.
2. Kekurangan Tekanan Angin
Jika ban sudah keluar, Anda harus segera mengisi angin jika Anda tidak ingin kerusakan yang dapat menyebabkan kebocoran sepeda motor Anda.
Memeriksa sepeda motor penting dalam mengemudi sehingga hal-hal seperti itu tidak terjadi, jadi persiapan matang akan membuat perjalanan Anda lebih aman dan lebih nyaman.
Pelipatan akan terjadi pada dinding samping ban karena ketidakmampuan udara internal untuk menahan beban sepeda motor. Ini bisa menjadi lebih buruk jika jalan tidak rata, berlubang, dan memiliki polisi tidur.
3. Penggunaan Ban Tipis
Ganti ban Anda saat ditipiskan atau digoreskan pada permukaannya. Inspeksi dan perawatan rutin dapat mencegah Anda dari kebocoran ban yang mungkin terjadi melalui ban tipis.
4. Pasir antara Larangan dan Pelek
Salah satu penyebab bocornya ban sepeda motor adalah akumulasi pasir. Ini menyebabkan ban kempes yang bisa menyebabkan kebocoran pada sepeda motor Anda. Inspeksi dan pembersihan juga harus dilakukan dalam menangani dan mencegah masalah ini.
5. Pembuangan Hidung dan Hidung
Ban-ban itu keluar masuk angin dari ban. Jika terjadi kerusakan seperti istirahat dan penyisipan penutup puting, maka angin dapat keluar dan membuat ban ban tetap menerus.
Penggunaan air pada puting seperti air sabun dapat memeriksa kondisi puting. Jika ada gelembung maka ada kerusakan atau pelapisan pada puting.
6. Permasalahan Di rim
Ketika ban Anda memiliki kondisi yang baik, beberapa hal juga harus dilihat sebagai pelek sepeda motor. Kerusakan pada rim saat sudah dikonsumsi oleh usia dapat dilihat melalui nafsu menderita. Bagian dalam pelek dengan poros cenderung tajam sehingga bisa merobek ban sepeda motor.
7. Kualitas Ban
Akhirnya pilihan yang baik juga dapat mencegah kebocoran ban. Dalam membeli pastikan ban baru, tidak terpakai, tidak jelek, dan kualitas bagus diuji, sehingga sudah sesuai dengan lintasan yang harus dilalui.
Ban kualitas adalah mereka yang memenuhi uji mutu nasional (SNI) dan standar internasional. Selain kurangnya angin, ban jelas tidak layak digunakan.
Ban permukaan yang halus dan tidak rata dapat menyebabkan tergelincir saat mengemudi. Slip ketika mengemudi biasanya terjadi ketika motor melewati jalan aspal basah atau berpasir.
Selain itu, umur ban terlalu panjang untuk membuat tekstur ban keras. Roda keras ini akan terasa halus saat menusuk, atau bertukar dengan tajam. Situasi ini sangat berbahaya, terutama di jalan-jalan yang padat.

About the author: Amatc

Related Posts