Panduan dasar beternak lintah

Lintah hirudo medicinalis merupakan jenis lintah yang dapat dibudidayakan, karena lintah jenis ini mempunyai manfaat yang sangat banyak. Mungkin sampai saat ini hanya segelintir peternak saja yang mau membudidayakan hewan tersebut, entah karena faktor ketidaktauan atau faktor yang lain. Sebenarnya dengan membudidayakan lintah dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar jika dibanding membudidayakan ikan lele, pasalnya didalam membudidayakan lintah tidak membutuhkan modal yang besar, selain itu kebutuhan pakan lintah juga sedikit jika dibanding ikan lele dan proses budidayanya tergolong mudah.

Sebelum membudidayakan lintah ada beberapa faktor yang mesti diketahui dalam proses pembuatan kolamnya, pertama buatlah kolam dengan dinding tembok, karena dengan dinding tembok suhu kolam bisa stabil. Suhu air kolam untuk budidaya lintah baik anakan maupun indukan rata-rata berkisar 20-25°C. Buatlah beberapa kolam yang berbeda, hal tersebut bertujuan untuk memisahkan anakan dan indukan lintah, sebagaimana yang kita ketahu bahwa lintah juga bersifat kanibalisme. Jangan lupa juga untuk membuatkan penutup kolam tersebut dengan menggunakan kawat kasa, hal tersebut mempunyai tujuan supaya lintah tidak pergi kemana-mana.

 

Proes budidaya lintah

 

harga minyak lintah

Sebelum proses budidaya lintah dimulai anda harus memutuskan terlebih dulu memulai usaha beternak lintah mulai dari anakan atau langsung dari indukan. Apabila mulai dari anakan, anda bisa membeli lintah yang baru berumur 2-3 bulan. Namun jika anda ingin memulia beternak lintah dari indukan, anda bisa membeli lintah yang sudah berumur 6 bulan. Jika anda mulai membudidayakan lintah mulai dari andakan umur 3 bulan, butuh waktu sekitar 3-4 bulan lagi lintah tersebut akan mulai bertelur. Namun jika anda memilih beternak lintah dari indukan, hanya butuh skitar 2 minggu aja lintah tersebut meulai bertelur.

Pemberian pakan, lintah tergolong hewan yang mudah dibudidayakan, salah satu kemudahan tersebut adalah diadalam pemberian pakan. Tidak seperti hewan-hewan lain yang membutuhkan pakan setiap hari, anda cukup memberinya pakan 2 minggu atau 3 minggu sekali. Pakan lintah yang dibudidayakan bisa berupa lele atau belut yang masih segar. Cara pemberian pakanya pun cukup mudah, potong belut atau lele tersebut dan setelah itu taruhlah pada wadah dan tempatkan pada kolam budidaya lintah, ketika itu juga lintah akan datang dengan sendirinya dan memakan darah pakan yang anda berikan.

Apabila lintah yang anda budidayakan sudah berumur sekitar 6 bulan mereka akan mulai bertelur, telur telur lintah tersebut akan terbungkus oleh koko, dan didalam kokon terdapat kurang lebih sekitar 15 ekor anak lintah. Tidak dibutuhkan waktu lama anakan lintah akan keluar dari kokon dan mulai berkeliaran. Disaat itulah segera pisahkan anakan lintah dengan induknya supaya tidak terjadi kanibalisme. Taruh anakan lintah tersebut pada kolam yang sudah anda sediakan, taruhlah media seperti genteng, atau yang lainya supaya lintah tersebut bisa menempel dimedia-media tersebut.

Hasil yang bisa anda dapatkan dari beternak lintah tersebut sangatlah banyak, mulai dari minyak lintah maupun bisa langsung menjualnya lintahnya. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa harga minyak lintah tidaklah murah, sehingga anda bisa mendapat keuntungan yang lumayan. Dan yang harus anda perhatikan sebelum memulai budidaya lintah adalah pemasaranya. Jangan coba-coba untuk beternak lintah apabila anda belum bisa memasarkanya. Cukup sekian informasi sederhana mengenai budidaya lintah, semoga informasi ini bisa bermanfaat

About the author: Amatc

Related Posts